Perkuat Kapasitas Pendampingan KKN, LPPM UIN Sunan Kalijaga Gandeng Bank Indonesia Gelar Refreshment DPL
Yogyakarta, 2 Juni 2026
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPwBI DIY) menyelenggarakan kegiatan Refreshment Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 120 Area DIY pada Selasa (2/6/2026) di Ballroom The Phoenix Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas para DPL dalam mendampinliterasiiswa KKN mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan penguatan ekonomi syariah dan keuangan sosial Islam.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para Dosen Pembimbing Lapangan yang akan mendampingi mahasiswa KKN Angkatan 120 di berbagai lokasi penempatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui forum ini, para DPL memperoleh pembaruan wawasan dan pemahaman mengenai berbagai isu strategis yang dapat diintegrasikan ke dalam pelaksanaan program KKN di masyarakat.
Dalam sesi pembekalan, peserta mendapatkan materi mengenai peran Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional, arah kebijakan pengembangan ekonomi syariah, serta berbagai model program keuangan sosial Islam yang dapat diimplementasikan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi DPL dalam mengarahkan mahasiswa menyusun program kerja yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Selain itu, Bank Indonesia turut memperkenalkan inovasi digitalisasi ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) melalui platform GandengGendong Super Apps. Platform ini dirancang untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi multipihak dengan memanfaatkan teknologi digital. Melalui pemanfaatan platform tersebut, pengelolaan dana sosial keagamaan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, transparan, akuntabel, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Kegiatan refreshment ini juga menjadi ruang diskusi antara LPPM UIN Sunan Kalijaga, Bank Indonesia, dan para DPL mengenai berbagai peluang kolaborasi program pemberdayaan masyarakat yang dapat diimplementasikan selama pelaksanaan KKN. Dengan bekal pemahaman yang diperoleh, para DPL diharapkan mampu mengarahkan mahasiswa untuk merancang program-program yang inovatif, aplikatif, serta memiliki relevansi dengan tantangan pembangunan masyarakat saat ini.
LPPM UIN Sunan Kalijaga memandang bahwa keberhasilan pelaksanaan KKN tidak hanya ditentukan oleh keterlibatan mahasiswa di lapangan, tetapi juga oleh kualitas pendampingan yang diberikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas DPL menjadi langkah strategis untuk memastikan program-program KKN mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah dan keuangan sosial Islam.
Melalui sinergi yang terus dibangun antara LPPM UIN Sunan Kalijaga dan Bank Indonesia, diharapkan KKN Angkatan 120 dapat menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang lebih inovatif, berdampak, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong peningkatan literasi ekonomi syariah, penguatan keuangan sosial Islam, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.