Mahasiswa KKN Kolaborasi 6 Kampus Gelar Workshop Pengelolaan Limbah Rumah Tangga di Desa Kampungbaru, Kediri
Sampah atau limbah adalah salah satu hal yg tidak lepas dari kehidupan manusia, oleh karena itu penting untuk meminimalisir sampah agar tidak terjadi penumpukan yang berakibat pada tercemarnya lingkungan. Pemanfaatan limbah rumah tangga dapat mengurangi jumlah sampah yang harus di buang ke TPA sehingga lebih ramah lingkungan. Salah satu limbah yang biasanya ikut dibuang adalah minyak jelantah atau minyak goreng bekas pakai.
Melihat persoalan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Kelompok 124 yang bertempat di Desa Kampungbaru, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, menggelar acara workshop dengan mengangkat tema “Pengelolaan Limbah Rumah Tangga “Pendayagunaan Limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi”. Workshop pengelolaan limbah rumah tangga yang diadakan pada hari Sabtu, tanggal 3 Agustus 2024 itu berlangsung pada jam 09.45 WIB dan bertempat di Balai Desa Kampungbaru. Sasaran workshop tersebut adalah ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), selaku ibu rumah tangga.
Dalam acara tersebut, turut hadir ibu Katiyah selaku ketua PKK desa Kampungbaru. Ibu Katiyah dalam sambutannya mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menyampaikan “Terima kasih kepada mahasiswa KKN Kolaborasi yang sudah menyelenggarakan acara ini, harapannya ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat untuk kita semua”. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan sesi praktik pengolahan minyak jelantah untuk dijadikan lilin aromaterapi.
Workshop ini merupakan rangkaian dari program unggulan yang diinisiasi oleh KKN Kolaborasi Kelompok 124 yang merupakan kolaborasi dari 6 perguruan tinggi. Dengan terselenggaranya acara tersebut, KKN Kolaborasi berharap ibu-ibu PKK Desa Kampungbaru memiliki bekal untuk meminimalisir limbah pada rumah tangga. Lebih lanjut, melalui workshop ini, peserta diharapkan mampu menjadi penggerak bagi masyarakat di sekitarnya dalam gerakan pengurangan limbah di lingkungan desa dengan dimulai dari lingkup rumah tangga.