Peduli UMKM Desa Timbang, KKN UIN SUKA Gelar Seminar Pemasaran Online

Wonosobo—Peserta KKN Mandiri Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Kelompok 118 mengadakan seminar pelatihan pemasaran online. Acara bertajuk “The Power of Marketing” tersebut dihelat di Balai Desa Timbang, Jumat (14/8). Dian Arinta Putri, Manajemen SoboMart.com, didapuk sebagai narasumber. Seminar tersebut diikuti oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan warga pelaku UMKM di Desa Timbang.Ketua kelompok 118, Tsaqif Al Adzin, menegaskan bahwa acara tersebut sudah menyesuaikan protokol kesehatan. Hal tersebut, katanya, ditunjukkan dengan adanya pembatasan peserta, peserta seminar diwajibkan menggunakan masker, penataan tempat duduk yang jaga jarak, pengukuran suhu tubuh, serta penggunaan hand sanitizer sebelum masuk lokasi. “Sementara Wonosobo belum begitu aman, jadi tetap mesti mematuhi protokol kesehatan,” jelas Tsaqif.Sementara itu, Eling Darwati selaku Ketua TP PKK Desa Timbang mengaku warga Desa Timbang kesulitan dengan konsep pemasaran, padahal UMKM di desa sudah begitu mumpuni. Ia mengimbau kepada pelaku UMKM Desa Timbang agar memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan ekonominya. Eling menuturkan, meski pandemi masih mewabah, kegiatan jual-beli tetap harus dilaksanakan, yaitu dengan pemasaran online.

Senada dengan Eling, Yoga Pramana sebagai Kepala Desa Timbang mengungkapkan bahwa produk di desanya sudah bagus, tinggal pemasarannya lebih ditingkatkan. Ia juga mennyampaikan terima kasih kepada peserta KKN Mandiri UIN Sunan Kalijaga yang telah peduli terhadap geliat UMKM Desa Timbang, melalui seminar pemasaran online tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Semoga warga pelaku UMKM dapat menerapkan dengan baik, sehingga ekonomi dapat meningkat pula,” papar Yoga dalam sambutannya.Dalam penyampaian materinya, Arinta menjelaskan e-commerce memiliki potensi dalam masa pandemi seperti ini. Pada Era Disrupsi sudah saatnya masyarakat lebih dekat dengan teknologi. Ia yakin, dengan memanfaatkan teknologi, bisnis UMKM akan lebih berkembang dan menjangkau konsumen lebih luas.“Sudah saatnya nggih Ibu-Ibu, kita membuka diri untuk belajar lebih dekat dengan teknologi. Zaman terus berubah, begitu juga perilaku konsumen. Kita harus aktif jika ingin bisnis UMKM kita tidak tenggelam,” tegas Arinta.Lebih lanjut, Arinta memaparkan kelebihan memasarkan produk secara online.

Di antaranya ialah tenaga yang lebih efisien, waktu tak terbatas, tanpa sewa tempat, konsumen dari mana saja, meminimalisir tatap muka, dan usaha lebih cepat berkembang.Seminar pemasaran online ini merupakan salah satu program unggulan KKN Mandiri UIN Sunan Kalijaga Kelompok 118. Selain seminar tersebut, kata Tsaqif, terdapat program Teman Belajar, pengoptimalan TPQ setempat, Donasi Al-Quran, Pengadaan Perpustakaan Masjid Al Hidayah, Donasi Masker, dan lain sebagainya.(Tsaqif Al Adzin kelompok 118 )