KKN UIN Sunan Kalijaga Inisiasi Terbentuknya Destinasi Wisata Unggulan di Kota Salatiga

SALATIGA Warga Kelurahan Tingkir Tengah dan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga bersama mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan dalam rangka menggali potensi masyarakat demi terbentuknya destinasi wisata khusus Kecamatan Tingkir.Membentuk sebuah destinasi wisata demi memajukan aspek ekonomi masyarakat merupakan hal yang tidak mudah. Perlu adanya kerja sama antara seluruh aspek masyarakat untuk mendukung dan mengelola demi terwujudnya destinasi wisata yang diinginkan.Hal tersebut dibahas dalam sarasehan “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal Menuju Salatiga SMART dan Religius pada Masa Kebiasaan Baru” di aula Kelurahan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, yang dihadiri 50 peserta. Rabu (12/08)

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Salatiga (via daring), Kepala Dinas Bappeda , Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Ketua PCNU Kota Salatiga, serta beberapa Stakeholder Kecamatan tingkir memberikan tambahan materi untuk menggali potensi yang ada di Kecamatan Tingkir. Keynote speaker disampaikan Mahatva Yoga Adi Pradana, M.Sos., dosen pembimbing lapangan KKN UIN Sunan Kalijaga sekaligus konsultan pariwisata nasional.Sebagaimana diketahui bahwa dengan adanya jalan keluar-masuk tol Salatiga di Kecamatan Tingkir merupakan sebuah keuntungan tersendiri untuk warga Kecamatan Tingkir. Hal ini dikarenakan daerah tersebut menjadi daerah yang ramai dan strategis untuk dijadikan sebuah destinasi wisata demi menunjang perekonomian warga sekitar. Masyarakat Tingkir dikenal dengan kultur masyarakat yang religius. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pondok pesantren di Kecamatan Tingkir. Selain itu, ditemukan juga peninggalan berupa makam-makam para leluhur yang dapat dijadikan destinasi wisata religi.

Sebagai konsultan pariwisata, Bapak Mahatva Yoga memberikan sebuah paparan bahwa sebuah wisata tidak hanya dibentuk karena alamnya, tetapi yang terlebih penting adalah pemberdayaan masyarakat memanfaatkan potensi lokal yang ada. “Apabila di daerah Tingkir dilihat memang kurang wisata alam, angkatlah potensi lokal yang ada. Seperti kerajinan, makanan khas, atau pernak pernik setempat, demi menunjang destinasi wisata khusus Tingkir”, jelas Bapak Mahatva Yoga.Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga menginisiasi lahirnya destinasi wisata unggulan melalui riset dan penelitian di Kecamatan Tingkir untuk menggali potensi-potensi lokal masyarakat Tingkir. Dan hasilnya ada banyak sekali potensi lokal masyarakat Tingkir yang dapat menunjang terbentuknya destinasi wisata dan memajukan perekonomian warga setempat, seperti Home Industri, kuliner lokal, kerajinan pernak-pernik masyarakat setempat.

Beberapa Kepala Dinas terkait Kota Salatiga juga memberikan saran dan dukungannya kepada Mahasiswa KKN UIN untuk Pembangunan destinasi wisata di Kecamatan Tingkir Kota Salatiga dengan memanfaatkan daerah strategis tersebut. Salah satunya Kepala Dinas Kominfo Kota Salatiga, Nasir siap untuk membantu mem-branding dan mengiklankan destinasi wisata yang dipelopori oleh masyarakat lokal. “Kami dari Kominfo siap untuk membantu masyarakat membranding produk lokal dan juga mengiklankan destinasi wisata, agar dapat menarik minat para wisatawan”, jelasnya.Selain itu Ketua Ketua DPRD Kota Salatiga yang berasal dari Dapil Tingkir sangat mengapresiasi kinerja mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan mahasiswa ini merupakan salah satu program KKN yang kini sedang dilaksanakan, harapannya dengan membantu menggali potensi lokal untuk menjadi sebuah destinasi wisata dapat membantu masyarakat setempat untuk meningkat sektor perekonomiannya. Untuk itu ucapan terimakasih diberikan mewakili Pemerintah Kota Salatiga atas prestasi yang di dapatkan oleh para mahasiswa,ujarnya. (KKN 102 SALATIGA)