Wujudkan Aksi Pemanfaatan Sampah Organik Berkelanjutan, KKN 120 UIN Sunan Kalijaga Gelar Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Eco-Enzyme di Desa Dadapan
Rembang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dadapan 1 Angkatan 120 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menunjukkan dedikasi dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pemanfaatan sampah organik rumah tangga. Pemanfaatan sampah tersebut difokuskan untuk menghasilkan produk berupa eco-enzyme yang dapat digunakan sebagai bahan pembersih maupun sebagai pupuk organik alami bagi warga Dusun Krajan, Desa Dadapan, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.
Kegiatan ini berangkat dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sampah yang berserakan dan bercampur aduk di lingkungan pedesaan. Bagi mahasiswa KKN Dadapan 1 Angkatan 120 UIN Sunan Kalijaga, pengabdian tidak hanya tentang merencanakan dan melaksanakan program yang disusun sejak awal. Pengabdian juga bermakna tentang upaya untuk menghadapi dan mendalami persoalan-persoalan yang sedang terjadi di tengah-tengah masyarakat, khususnya yang ada di Dusun Krajan, Desa Dadapan.
Tidak berbeda dengan kondisi masyarakat di desa lain, masyarakat di Dusun Krajan, Desa Dadapan juga menghadapi persoalan serius tentang sampah. Sampah yang ada di tengah-tengah masyarakat belum bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan, karena antara satu jenis sampah dengan jenis lainnya masih tercampur aduk tatkala ada di tempat pembuangan. Selain sulit untuk dimanfaatkan kembali, sampah yang masih tercampur aduk tersebut juga cenderung menimbulkan bau yang menyengat dan berakhir menjadi potensi sumber penyakit.
Melihat kondisi pemanfaatan sampah yang masih belum teratur, mahasiswa KKN Dadapan 1 berupaya untuk melakukan sosialisasi terkait pemilahan dan pemanfaatan sampah serta demonstrasi terkait pemanfaatan sampah organik rumah tangga yang didukung menggunakan sarana ruang kelas MI Jam'iyyatus Sholihin. Sosialisasi pemilahan dan pemanfaatan sampah dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2026 di MI Jam’iyyatus Sholihin Dadapan pada pukul 15.30 sampai 17.00. Sosialisasi tersebut dibagi menjadi 2 bagian, pertama untuk materi pemilahan sampah dan kedua, untuk materi pemanfaatan sampah.
Materi tentang pemilahan sampah disampaikan oleh M. Hasanul Fikri Saputra, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Prodi Aqidah dan Filsafat Islam. Materi tentang pemilahan sampah mencakup definisi sampah, jenis-jenis sampah, dasar hukum pengelolaan sampah, urgensi pemilahan sampah, tata cara pemilahan sampah, dan proses lanjutan dari pemilahan sampah. Salah satu proses lanjutan dari pemilahan sampah yang diterapkan oleh mahasiswa KKN adalah pemanfaatan sampah organik rumah tangga.
Selanjutnya, materi tentang pemanfaatan sampah organik disampaikan oleh Nur Anis Fuadah, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Prodi Kimia. Dalam sesi kedua tersebut, pemanfaatan sampah organik difokuskan pada tata cara pembuatan Eco-Enzyme dan manfaatnya terhadap kesuburan mikroorganisme tanah. Materi tentang pembuatan Eco-Enzyme mencakup tentang definisi Eco-Enzyme, kandungannya, bahan dan alat, tata cara pembuatan, dan manfaat Eco-Enzyme. Eco-Enzyme sendiri dipilih sebagai produk dari pemanfaatan sampah organik berkelanjutan, karena berbentuk cair sehingga mudah disimpan dan mengurangi resiko pemadatan secara keseluruhan.
Setelah memberikan sosialisasi terkait pemilahan dan pemanfaatan sampah, 3 hari setelahnya, pada tanggal 31 Juli 2026 dilaksanakan demonstrasi pembuatan Eco-Enzyme yang bertempat di MI Jam'iyyatus Sholihin pukul 15.30 sampai 17.15. Demonstrasi ini bertujuan untuk memberi gambaran penuh secara praktikal kepada masyarakat Dusun Krajan terkait tata cara pembuatan Eco-Enzym, baik dalam skala kecil maupun besar. Demonstrasi pembuatan Eco-Enzyme ini dilakukan secara berkelompok merujuk pada setiap bagian masyarakat dalam skala RT untuk mempermudah pemantauan hasil Eco-Enzyme.
Setelah pelaksanaan sosialisasi dan demonstrasi, mahasiswa KKN Dadapan 1 Angkatan 120 UIN sunan Kalijaga juga menyebar pamflet digital prosedur pembuatan Eco-Enzym. Penyebaran pamflet digital tersebut dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2026. Hal ini sebagai upaya untuk mempermudah masyarakat dalam merealisasikan pemanfaatan sampah organik rumah tangga melalui pembuatan Eco-Enzyme.
Tahapan kegiatan pengolahan sampah, mulai dari pemilahan sampah, pemanfaatan sampah berupa pembuatan Eco-Enzyme, dan penyebaran pamflet merupakan sarana pembelajaran sosial yang terstruktur bagi mahasiswa. Melalui KKN ini, mahasiswa diajak untuk ikut membangun masyarakat mulai dari memahami persoalan yang ada, melihat kebutuhan masyarakat, mencari langkah-langkah penyelesaian, dan mengembangkan potensi yang ada di dalam masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi tolok ukur kepiawaian mahasiswa KKN dalam melakukan integrasi dan interkoneksi antara pendidikan dan pengabdian di dalam masyarakat. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh dan diasah di dalam ruang kelas tidak hanya menjadi sebuah teori yang berputar di dalam kepala, akan tetapi diwujudkan melalui kepedulian, kolaborasi, dan aksi nyata di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Dalam kegiatan ini, aksi kolaborasi antara mahasiswa KKN Dadapan 1 Angkatan 120 UIN Sunan Kalijaga dengan pihak MI Jam'iyyatus Sholihin, dan warga Dusun Krajan mencerminkan nilai-nilai gotong royong yang menjadi sebuah solusi untuk memecahkan masalah di dalam masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 120 UIN Sunan Kalijaga berharap keberadaan mereka di Dusun Krajan, Desa Dadapan mampu meninggalkan sesuatu yang bermanfaat baik dalam bentuk materil maupun immateril bagi masyarakat. Karena pada akhirnya, pengabdian adalah tentang hakikat keberadaan dan kehadiran yang dapat memberikan sebuah kenangan dan manfaat bagi sesama.