Optimalisasi UMKM Desa Ngasinan melalui Pelatihan Digital Marketing: Meningkatkan Daya Saing dan Jangkauan Pasar

3 Agustus – 4 Agustus 2024 KKN Desa Ngasinan, Kaliwiro, Wonosobo melakukan Pelatihan Digital Marketing UMKM. Pelatihan Digital Marketing UMKM ini merupakan program kerja unggulan yang merupakan upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Pelatihan ini dirancang untuk membantu para pelaku UMKM di Desa Ngasinan dalam memperluas jangkauan pemasaran produk mereka melalui platform digital.3 Agustus 2024, merupakan hari pertama pelaksanaan Pelatihan Digital Marketing UMKM. Pelatihan hari pertama ini berfokus pada praktik pembuatan desain logo produk UMKM yang bertujuan untuk menciptakan identitas visual yang kuat dan menarik bagi produk UMKM. Logo yang efektif dapat membantu meningkatkan daya tarik produk, memudahkan konsumen dalam mengenali dan mengingat merek, serta memperkuat citra profesional UMKM di pasar yang lebih luas.

Pelatihan hari kedua dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2024. Pelatihan hari kedua ini berisikan mengenai penjelasan digital marketing yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para pelaku UMKM mengenai strategi pemasaran digital. Lalu penjelasan mengenai pengembangan produk UMKM dengan berbagai macam variasi dengan bertujuan untuk mendorong inovasi dan diversifikasi produk, sehingga UMKM dapat memenuhi kebutuhan dan preferensi pasar yang lebih luas. Dengan variasi produk, UMKM dapat meningkatkan daya saing, menarik lebih banyak konsumen, serta membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan usaha. Diversifikasi juga membantu UMKM menghadapi perubahan tren pasar dan mengurangi risiko ketergantungan pada satu jenis produk.

Selain itu, terdapat penjelasan mengenai cara packaging yang baik yang bertujuan untuk membantu pelaku UMKM menciptakan kemasan yang tidak hanya melindungi produk, tetapi juga meningkatkan daya tarik visual dan nilai jualnya. Kemasan yang baik dapat memberikan kesan profesional, menarik perhatian konsumen, serta memperkuat identitas merek. Selain itu, kemasan yang tepat juga berfungsi untuk menjaga kualitas produk selama pengiriman dan penyimpanan, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen dan kepuasan pelanggan.

Kemudian penjelasan mengenai penjualan di marketplace salah satunya adalah shopee yang bertujuan bertujuan untuk membantu pelaku UMKM memanfaatkan platform online yang populer untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Dengan berjualan di Shopee, UMKM dapat meningkatkan visibilitas produk mereka, memanfaatkan fitur-fitur promosi yang ada, serta memudahkan proses transaksi. Shopee sebagai marketplace memberikan akses yang lebih luas ke pasar, baik lokal maupun nasional, sehingga UMKM dapat meningkatkan penjualan dan mengembangkan usaha mereka dengan lebih efektif.

Terkahir yaitu penjelasan mengenai periklanan yang bertujuan untuk membantu pelaku UMKM memahami cara mempromosikan produk mereka secara efektif melalui berbagai platform iklan, baik online maupun offline. Periklanan yang tepat dapat meningkatkan brand awareness, menarik perhatian target konsumen, dan mendorong peningkatan penjualan. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan tentang cara mengelola anggaran iklan, memilih saluran iklan yang paling sesuai, serta mengukur efektivitas kampanye iklan, sehingga UMKM dapat memaksimalkan dampak promosi dengan biaya yang efisien.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM dapat lebih percaya diri dalam mengelola bisnis secara online, meningkatkan jangkauan pasar, dan bersaing di pasar yang lebih luas. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan pendapatan, memperkuat brand, dan pada akhirnya, berkontribusi pada peningkatan perekonomian desa secara keseluruhan. Harapan jangka panjangnya adalah terciptanya UMKM yang mandiri dan berkelanjutan dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan tren pasar dan teknologi. – KKN 114 Kelompok 241 Ngasinan, Kaliwiro, Wonosobo