LP2M UIN Sunan Kalijaga Kembali Menyelenggarakan Pembekalan KKN Angkatan ke-105

Foto bersama Ketua LP2M, Bapak Muhrisun Afandi, Ph.D, Tim L2PM UIN Sunan Kalijaga, dan pemateri Pembekalan KKN, Ibu Ro’fah, Ph.D

Foto bersama Ketua LP2M, Bapak Muhrisun Afandi, Ph.D, Tim L2PM UIN Sunan Kalijaga, dan pemateri Pembekalan KKN, Ibu Ro’fah, Ph.D

Foto bersama Ketua LP2M, Bapak Muhrisun Afandi, Ph.D, Tim L2PM UIN Sunan Kalijaga, dan pemateri Pembekalan KKN, Ibu Ro’fah, Ph.D

Foto bersama Ketua LP2M, Bapak Muhrisun Afandi, Ph.D, Tim L2PM UIN Sunan Kalijaga, dan pemateri Pembekalan KKN, Ibu Ro’fah, Ph.D

Foto bersama Ketua LP2M, Bapak Muhrisun Afandi, Ph.D, Tim L2PM UIN Sunan Kalijaga, dan pemateri Pembekalan KKN, Ibu Ro’fah, Ph.D
KKN merupakan wujud nyata upaya integrasi keilmuan dan kemasyarakatan dalam perguruan tinggi. Sebelum terjun ke lapangan dan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa calon peserta KKN akan terlebih dahulu dibekali dengan materi-materi dari ahli dan narasumber, baik materi teknis di lapangan maupun materi tentang pengabdian kemasyarakatan.
Sebagai bagian dari rangkaian proses persiapan menuju KKN, LP2M UIN Sunan Kalijaga, melalui unit Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM), menggelar pembekalan KKN Semester Antara/Pendek Tahun Ajaran 2020/2021 Angkatan ke-105 dengan tema “Sustainability Engagement: KKN Berkelanjutan Berbasis Integrasi Sosio-Sains-Agama". Pembekalan dilakukan secara daring melalui Zoom dan kanal Youtube LP2M UIN Sunan Kalijaga. Acara dihadiri oleh seluruh mahasiswa calon peserta KKN. Sebanyak 1000 mahasiswa hadir dalam Zoom Meeting dan 1000 lebih menyimak lewat Youtube.
Pembekalan KKN diselenggarakan selama dua hari ke depan, 24-25 Mei 2021. Acara ini merupakan acara yang wajib diikuti oleh seluruh calon peserta KKN, terutama bagi mereka yang telah mendaftar pra-KKN Semester Antara/Pendek Tahun Akademik 2020/2021 angkatan ke-105 sebagai syarat mengikuti KKN periode ini. Di akhir setiap pembekalan, mahasiswa diwajibkan membuat ringkasan materi sebagai syarat untuk dapat mengikuti tahap KKN selanjutnya dan dikirimkan melalui link pada deskripsi Youtube dan Zoom chat. Sesuai jadwal, KKN akan dilaksanakan pada bulan Juni hingga Agustus 2021, dan berlokasi di beberapa daerah yang telah ditentukan.
Bapak Trio Jonathan Teja Kesuma, M.T. selaku kepala Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) memberikan sambutan pembuka pembekalan KKN. Pak Jonathan berpesan agar mahasiswa calon peserta KKN tertib mengikuti tahapan-tahapan KKN dari proses pendaftaran online di SIA, pembekalan, hingga proses pelaksanaan KKN sesuai dengan timeline yang telah diinformasikan. Ini sangat ditekankan terutama untuk menghindari kendala yang mungkin terjadi seperti mahasiswa terlambat mendaftar, mengisi KKN pada KRS dan hal lain. Keterlambatan satu mahasiswa akan menyebabkan kerepotan, baik pada mahasiswanya sendiri maupun staf pegawai LPM. Oleh karenanya, sebanyak 2870 mahasiswa yang terdaftar sebagai calon peserta KKN diharuskan untuk selalu update informasi KKN yang telah diumumkan secara berkala di laman lppm-uin-suka.ac.id.
Pak Jonathan juga mengingatkan, seperti pada KKN yang dilaksanakan tigaangkatan sebelumnya, bahwa KKN dilaksanakan dengan tetap membatasi mobilitas, mengingat pandemi covid masih bermukim di Indonesia. Oleh karena itu, tidak diwajibkan bagi mahasiswa KKN untuk menginap serta membatasi pertemuan dalam skala besar. Disarankan untuk melakukan kegiatan pertemuan secara daring ataupun luring namun tetap mematuhi protokol kesehatan. Selama KKN, mahasiswa diwajibkan membuat laporan baik dalam format laporan maupun artikel. Disebutkan, juga akan diadakan sayembara KKN pada Juli-Agustus, berupa lomba artikel maupun video aktifitas KKN. Artikel yang bagus akan dikonferensikan dan diterbitkan dalam jurnal LPM Aplikasia.
Sambutan kedua disampaikan oleh Ibu Dr. Adib Sofia, M.Hum, sekretaris LP2M UIN Sunan Kalijaga. Ibu Adib menyampaikan bahwa pemilihan tema KKN mencerminkan semangat UIN Sunan Kalijaga yang harus diimplementasikan dalam ber-KKN nanti. Ruh Integrasi-interkoneksi tercermin dalam tema KKN dan diharapkan dapat menjadi spirit mahasiswa dalam menunaikan kegiatan KKN. Spirit inilah yang harus menjadi dasar inovasi, dan pengembangan-pengembangan aktivitas KKN.
Dengan istilah sustainability dalam tema tersebut, KKN angkatan ini diharapkan memiliki program yang berkelanjutan, yang berarti tidak hanya berlangsung selama KKN saja lalu selesai, namun dapat diteruskan oleh masyarakatnyabahkan hingga dilanjutkan KKN UIN Sunan Kalijaga tahun-tahun berikutnya.
Mahasiswa dalam satu kelompok KKN terdiri dari berbagai program studi dan fakultas, baik ilmu umum maupun agama sehingga unsur sosio-sains-religi dalam judul tema tersebut sangat mungkin berpadu dan terimplementasi dalam masyarakat. Ibu Adib juga berpesan untuk tetap memegang dan menjunjung nilai-nilai budaya daerah setempat dalam ber-KKN nanti.
Hadir sebagai pemateri Pembekalan KKN, Ibu Ro’fah, M.A, Ph.D, dosen ilmu pengembangan masyarakat Fakultas Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. Bu Ro’fah menerangkan, universitas dituntut untuk menunaikan Tri Darma Perguruan Tinggi. Salah satu bentuknya adalah KKN. KKN adalah salah satu mandat dari universitas dalam menunaikan Tri darma Perguruan Tinggi ini.
Sebelum benar-benar terjun dalam masyarakat, mahasiswa diharuskan terlebih dahulu melakukan assessement untuk memetakan problem apa yang ada pada masyarakat dan solusi apa yang dapat diberikan; merespon apa yang dibutuhkan dalam masyarakat dan harus bottom-up. Tahap assessment atau identifikasi masalah tersebut di antaranya; membaca kekuatan atau potensi daerah KKN, membaca kebutuhannya, menggali aset/modalnya, serta menggali tantangan yang dihadapi masyarakat melalui observasi, dan penelitian. Empat hal ini lah yang perlu di pertimbangkan untuk memahami isu-isu strategis di setiap daerahnya masing-masing. Jangan lupa juga untuk mengajak bicara dan diskusi dengan seluruh sake holder setempat. Di akhir penyampaian materinya, Ibu Ro’fah juga berpesan untuk hati-hati terhadap pelecehan seksual yang sangat mungkin terjadi selama KKN.
Pemateri berikutnya adalah Bapak Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc, dosen UGM yang telah lama berkecimpung dalam kegiatan KKN di UGM. Pak Eko menekankan agar mahasiswa tidak hanya membangun namun juga dapat memberdayakan masyarakat. Acara diakhiri dengan tanya-jawab mahasiswa. Pembekalan diikuti dengan antusias oleh 2870mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, ditunjukkan dengan aktif dan interaktifnya mahasiswa dalam menyampaikan pertanyaan baik secara langsung melalui Zoom meeting, maupun di ruang obrolan Youtube. (LP2M, 2021)