Penerjunan dan Sosialisasi Program Kerja Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga di Desa Jambugeulis

LP2M -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 111 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dari kelompok 212, di bawah bimbingan Ibu Siti Aminah, S.Sos.I., M.Si., secara resmi diterima oleh Desa Jambugeulis pada tanggal 24 Juli 2023. Upacara Penerimaan Mahasiswa KKN tersebut turut diselenggarakan untuk memperkenalkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan oleh para mahasiswa/i di balai desa Jambugeulis (24/7/2023).

Berbagai elemen masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Kepala Desa Jambugeulis, Bapak Engkos Sukma Sungkawa, serta perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, kepala-kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai warga masyarakat lainnya. Meskipun Ibu Siti Aminah sebagai Dosen Pembimbing Lapangan tidak dapat hadir secara fisik karena berada di Yogyakarta, beliau tetap mengikuti jalannya acara secara daring melaluigoogle meet dan memberikan sambutannya kepada seluruh peserta.

Dalam suasana seremonial yang sarat makna, mahasiswa/i KKN secara simbolik diterima oleh Pak Engkos selaku Kepala Desa Jambugeulis, Cigandamekar, Kuningan, Jawa Barat. Rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa KKN dan sosialisasi program kerja ini diharapkan mampu memberikan manfaat positif bagi perkembangan desa Jambugeulis dan meningkatkan kualitas hidup warganya.

Usai acara penerimaan yang berlangsung khidmat, momentum berharga tersebut diikuti oleh sosialisasi mendalam terkait rencana program kerja. Kegiatan ini memiliki tujuan penting dalam mengadakan dialog dengan berbagai elemen masyarakat guna membahas program-program yang ditawarkan oleh para mahasiswa KKN dari UIN Sunan Kalijaga. Rangkaian rencana program tersebut telah dihasilkan berdasarkan hasil observasi yang dilakukan secara teliti oleh mahasiswa KKN di Desa Jambugeulis, yang mengungkapkan beragam persoalan di masyarakat.

Berdasarkan hasil observasi tersebut, tim mahasiswa KKN berhasil mengidentifikasi sejumlah persoalan yang dianggap penting dan perlu ditangani melalui program kerja yang tepat. Beberapa di antaranya mencakup bidang pendidikan, keagamaan, sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Rencana program kerja ini dibentuk dengan mempertimbangkan metode ABCD pembekalan yang telah diberikan oleh UIN Sunan Kalijaga sebelum mahasiswa KKN terjun ke masyarakat. Hal ini menandakan kesungguhan para mahasiswa dalam menghadapi tantangan dan berusaha memberikan kontribusi positif bagi perkembangan desa Jambugeulis.

Dalam suasana yang penuh semangat, para mahasiswa KKN dan perwakilan dari masyarakat setempat saling berdiskusi, berbagi pandangan, dan bertukar gagasan untuk menggagas program-program yang relevan dan bermanfaat. Diharapkan melalui kolaborasi yang sinergis ini, rencana program kerja yang telah dirancang dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Jambugeulis. Keterlibatan aktif dari berbagai pihak diharapkan mampu mewujudkan perubahan positif dan solusi konkret bagi setiap permasalahan yang dihadapi oleh desa tersebut.

Hasil observasi dan pemaparan rencana program kerja dari mahasiswa KKN mendapatkan respon positif dari masyarakat, yang menghadirkan berbagai pertanyaan dan masukan berharga. Salah satu permasalahan yang menarik perhatian adalah terkait kesulitan administrasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. Dalam merespons hal ini, para mahasiswa KKN dari UIN Sunan Kalijaga berupaya membantu warga yang mengalami kesulitan dalam administrasi BPJS. Mereka berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam mendata warga yang memiliki kartu BPJS dan warga yang belum terdaftar, sehingga memudahkan akses dan manfaat dari program jaminan kesehatan ini. Kolaborasi yang diharapkan antara mahasiswa/i KKN dan perangkat desa diharapkan akan menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan ini, seperti yang diungkapkan oleh Pak Edi, seorang tokoh masyarakat di sana.

Selain itu, pertanyaan dari masyarakat juga terkait dengan program keagamaan, khususnya mengenai akurasi arah kiblat di desa tersebut. Menghadapi pertanyaan ini, para mahasiswa KKN berkomitmen untuk mengadakan kegiatan yang dapat membantu masyarakat dalam menentukan arah kiblat dengan tepat. Rencananya, program keagamaan tersebut akan melibatkan kerjasama aktif dengan masyarakat setempat untuk memastikan akurasi arah kiblat di tempat-tempat ibadah. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat spiritual dan memperkuat keterhubungan dengan nilai-nilai keagamaan yang diyakini oleh warga desa Jambugeulis.

Dari berbagai interaksi dan pertukaran ide tersebut, terlihat jelas bahwa terbentuklah kerjasama yang harmonis antara masyarakat desa dan mahasiswa/i KKN UIN Sunan Kalijaga. Semangat kolaboratif ini diharapkan dapat mewujudkan program kerja yang telah direncanakan dengan baik, dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi kemajuan desa Jambugeulis. Dengan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan potensi besar dari kegiatan KKN ini dapat tergali secara optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan dan kesejahteraan desa. (RD, KKN 212)